Biology

 Biology is the scientific study of life.[1][2][3] It is a natural science with a broad scope but has several unifying themes that tie it together as a single, coherent field.[1][2][3] For instance, all organisms are made up of cells that process hereditary information encoded in genes, which can be transmitted to future generations. Another major theme is evolution, which explains the unity and diversity of life.[1][2][3] Energy processing is also important to life as it allows organisms to move, grow, and reproduce.[1][2][3] Finally, all organisms are able to regulate their own internal environments.[1][2][3][4][5]

Biologi adalah studi ilmiah tentang kehidupan.[1][2][3] Ini adalah ilmu alam dengan cakupan yang luas tetapi memiliki beberapa tema pemersatu yang mengikatnya menjadi satu bidang yang koheren.[1][2][3] Misalnya, semua organisme terdiri dari sel-sel yang memproses informasi herediter yang dikodekan dalam gen, yang dapat ditransmisikan ke generasi mendatang. Tema besar lainnya adalah evolusi, yang menjelaskan kesatuan dan keragaman kehidupan.[1][2][3] Pemrosesan energi juga penting bagi kehidupan karena memungkinkan organisme untuk bergerak, tumbuh, dan bereproduksi.[1][2][3] Akhirnya, semua organisme mampu mengatur lingkungan internal mereka sendiri.[1][2][3][4][5]





Biologi berkaitan dengan studi tentang kehidupan.
atas: bakteri E. coli dan kijang
bawah: Kumbang goliat dan pakis pohon
Ahli biologi dapat mempelajari kehidupan di berbagai tingkat organisasi.[1] Dari biologi molekuler sel hingga anatomi dan fisiologi tumbuhan dan hewan, dan evolusi populasi.[1][6] Oleh karena itu, ada beberapa subdisiplin dalam biologi, masing-masing ditentukan oleh sifat pertanyaan penelitian mereka dan alat yang mereka gunakan.[7][8][9] Seperti ilmuwan lain, ahli biologi menggunakan metode ilmiah untuk melakukan pengamatan, mengajukan pertanyaan, menghasilkan hipotesis, melakukan eksperimen, dan membuat kesimpulan tentang dunia di sekitar mereka.[1]

Kehidupan di Bumi, yang muncul lebih dari 3,7 miliar tahun yang lalu,[10] sangat beragam. Ahli biologi telah berusaha untuk mempelajari dan mengklasifikasikan berbagai bentuk kehidupan, dari organisme prokariotik seperti archaea dan bakteri hingga organisme eukariotik seperti protista, jamur, tumbuhan, dan hewan. Berbagai organisme ini berkontribusi pada keanekaragaman hayati suatu ekosistem, di mana mereka memainkan peran khusus dalam siklus nutrisi dan energi melalui lingkungan biofisiknya.
Biology deals with the study of life.

Biologists are able to study life at multiple levels of organization.[1] From the molecular biology of a cell to the anatomy and physiology of plants and animals, and evolution of populations.[1][6] Hence, there are multiple subdisciplines within biology, each defined by the nature of their research questions and the tools that they use.[7][8][9] Like other scientists, biologists use the scientific method to make observations, pose questions, generate hypotheses, perform experiments, and form conclusions about the world around them.[1]

Life on Earth, which emerged more than 3.7 billion years ago,[10] is immensely diverse. Biologists have sought to study and classify the various forms of life, from prokaryotic organisms such as archaea and bacteria to eukaryotic organisms such as protistsfungiplants, and animals. These various organisms contribute to the biodiversity of an ecosystem, where they play specialized roles in the cycling of nutrients and energy through their biophysical environment.

Biologi adalah studi ilmiah tentang kehidupan.[1][2][3] Ini adalah ilmu alam dengan cakupan yang luas tetapi memiliki beberapa tema pemersatu yang mengikatnya menjadi satu bidang yang koheren.[1][2][3] Misalnya, semua organisme terdiri dari sel-sel yang memproses informasi herediter yang dikodekan dalam gen, yang dapat ditransmisikan ke generasi mendatang. Tema besar lainnya adalah evolusi, yang menjelaskan kesatuan dan keragaman kehidupan.[1][2][3] Pemrosesan energi juga penting bagi kehidupan karena memungkinkan organisme untuk bergerak, tumbuh, dan bereproduksi.[1][2][3] Akhirnya, semua organisme mampu mengatur lingkungan internal mereka sendiri.[1][2][3][4][5]






Biologi berkaitan dengan studi tentang kehidupan.

atas: bakteri E. coli dan kijang

bawah: Kumbang goliat dan pakis pohon

Ahli biologi dapat mempelajari kehidupan di berbagai tingkat organisasi.[1] Dari biologi molekuler sel hingga anatomi dan fisiologi tumbuhan dan hewan, dan evolusi populasi.[1][6] Oleh karena itu, ada beberapa subdisiplin dalam biologi, masing-masing ditentukan oleh sifat pertanyaan penelitian mereka dan alat yang mereka gunakan.[7][8][9] Seperti ilmuwan lain, ahli biologi menggunakan metode ilmiah untuk melakukan pengamatan, mengajukan pertanyaan, menghasilkan hipotesis, melakukan eksperimen, dan membuat kesimpulan tentang dunia di sekitar mereka.[1]


Kehidupan di Bumi, yang muncul lebih dari 3,7 miliar tahun yang lalu,[10] sangat beragam. Ahli biologi telah berusaha untuk mempelajari dan mengklasifikasikan berbagai bentuk kehidupan, dari organisme prokariotik seperti archaea dan bakteri hingga organisme eukariotik seperti protista, jamur, tumbuhan, dan hewan. Berbagai organisme ini berkontribusi pada keanekaragaman hayati suatu ekosistem, di mana mereka memainkan peran khusus dalam siklus nutrisi dan energi melalui lingkungan biofisiknya.

Komentar